FAKTOR KESULITAN DALAM BELAJAR AKUNTANSI

FAKTOR KESULITAN DALAM BELAJAR AKUNTANSI


DISUSUN OLEH:

NAMA    : ISMI HERDYANTI

NPM        : 29213986

KELAS    : 1EB16

TOPIK     : AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Akuntansi merupakan ilmu yang sudah mulai diajarkan kepada para siswa bahkan sejak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meskipun ilmu akuntansi yang diberikan tidak terlalu dalam, namun para siswa seharusnya sudah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai ilmu akuntansi tersebut. Karena ilmu akuntansi sangat penting untuk kehidupan pribadi maupun karier di masa yang akan datang. Ilmu akuntansi tersebut juga tidak hanya digunakan untuk keperluan bisnis, melainkan juga dapat dijadikan sebagai dasar perhitungan yang efektif.

Namun, tidak sedikit dari siswa bahkan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam belajar ilmu akuntansi tersebut. Terutama saat siswa tersebut baru duduk di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan berada dijurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Namun, sebenarnya dengan belajar akuntansi siswa tersebut telah memiliki bekal untuk mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentunya dijurusan akuntansi. Karena tidak sedikit pula dari mahasiswa baru jurusan akuntansi yang turut serta merasakan kesulitan dalam belajar terutama mahasiswa yang sebelumnya berasal dari IPA.

Dalam belajar ilmu akuntansi memang tidak bisa dipahami secara langsung, namun harus bertahap sesuai dengan prosedur akuntansi yang telah ada yang dimulai dari Persamaan dasar Akuntansi, Jurnal Umum, Buku Besar, Jurnal Penyesuaian, Neraca Lajur, hingga Laporan Keuangan. Untuk mencapai itu semua tentu tidak sedikit siswa atau mahasiswa yang mengalami beberapa kesulitan dalam mempelajarinya yang disebabkan beberapa faktor tertentu. Memang tidak semua dari siswa ataupun mahasiswa tersebut mengalami kesulitan dalam belajar ilmu akuntansi. Karena pada dasarnya, kemampuan dalam belajar yang dimiliki siswa dan mahasiswa tentu berbeda. Jadi, para siswa ataupun mahasiswa yang mengalami kesulitan tersebut hanya memiliki beberapa hal yang menyebabkan mereka lebih lambat untuk dapat mengerti mengenai ilmu akuntansi tersebut.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ada, maka dapat dirumuskan beberapa masalah menjadi sebagai berikut:

  1. Apa saja yang menjadi faktor penyebab kesulitan siswa maupun mahasiswa dalam belajar ilmu akuntansi?
  2. Bagaimana cara mengatasi kesulitan dalam belajar ilmu akuntansi tersebut?

Tujuan Penulisan

Dilihat dari rumusan masalah yang ada, penulisan ini bertujuan untuk:

  1. Mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kesulitan siswa maupun mahasiswa dalam belajar ilmu akuntansi
  2. Memberi solusi kepada siswa atau mahasiswa untuk bisa mengatasi kesulitannya dalam belajar ilmu akuntansi

LANDASAN TEORI

Akuntansi dapat diartikan sebagai proses mengolah data-data keuangan hingga nanti menghasilkan suatu informasi keuangan. Proses pengolahan data tersebut meliputi beberapa tahapan yang terdiri dari pencatatan, pengklasifikasian, pengikhsaran, hingga penyajian data-data keuangan serta penafsiran mengenai data-data keuangan tersebut. Secara singkatnya, akuntansi ialah ilmu yang mempelajari mengenai aktivitas pengeluaran serta pemasukan keuangan. Fungsi dari adanya akuntansi ini yaitu agar dapat digunakan sebagai informasi keuangan bagi suatu organisasi. Namun, bagi siswa ataupun mahasiswa, ilmu akuntansi ini berfungsi untuk memberikan mereka bekal di masa depannya dan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-sehari mereka.

Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

  1. Pihak Intern, contohnya ialah pimpinan perusahaan, pemilik perusahaan serta karyawan dalam perusahaan tersebut.
  2. Pihak Ekstern, contohnya yaitu Para investor, Kreditur, Pemerintah, dan sebagainya.
  3. Pihak lain-lain, maksudnya pihak lain-lain disini yaitu sebagai contoh, seorang mahasiswa yang membutuhkan data akuntansi suatu perusahaan guna melakukan skripsinya, dan sebagainya.

Salah satu bagian akuntansi yang sangat diperlukan ialah laporan keuangan. Laporan keuangan ini yang nantinya sangat dibutuhkan untuk mengetahui apakah suatu organisasi tersebut mengalami keuntungan atau mengalami kerugian. Dalam laporan keuangan ini pula pada umumnya terdapat 3 bentuk laporan, yaitu laporan laba/rugi yang menunjukkan apakah perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan, laporan perubahan modal yang menunjukkan modal akhir dari perusahaan tersebut, dan laporan neraca yang menunjukkan besarnya harta, utang, serta modal dari perusahaan tersebut. Jadi, laporan tersebut lah yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk periode tahun atau bulan selanjutnya.

Dari sini dapat dilihat bahwa siklus akuntansi memang cukup panjang. Sehingga tidak sedikit siswa atau mahasiswa yang kurang memahami mengenai akuntansi tersebut.

PEMBAHASAN

Faktor-faktor penyebab kesulitan dalam belajar akuntansi

Sudah dikatakan sebelumnya bahwa akuntansi merupakan suatu proses yang meliputi kegiatan pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran, hingga penyajian data-data keuangan menjadi laporan keuangan. Proses ini dapat dikatakan panjang hingga terkadang ada bagian dimana siswa atau mahasiswa kurang mengerti mengenai akuntansi tersebut. ketidak megertian siswa atau mahasiswa ini tentu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  1. Ada bagian dalam urutan pelajaran akuntansi yang kurang dipahami

    Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti tertinggal pelajaran dikarenakan sakit, izin, atau sebagainya. Juga bisa disebabkan karena penjelasan mengenai akutansi tersebut kurang bisa jelas sehingga ada bagian tertentu yang kurang dipahami dan akhirnya berdampak hingga kedepannya.

     

  2. Kurangnya motivasi dalam belajar akuntansi

    Terkadang, motivasi sangat diperlukan dalam pembelajaran. Apabila siswa atau mahasiswa tersebut kurang mendapat motivasi dari orang-orang terdekatnya seperti keluarga, dan sebagainya maka siswa tersebut menjadi kurang tertarik terhadap pembelajaran akuntansi tersebut.

     

  3. Cara pembelajaran yang kurang efektif

    Tidak sedikit dari sistem pembelajaran akuntansi yang diberikan oleh para guru atau para dosen yang kurang efektif dikarenakan mereka mungkin menganggap bahwa semua siswa dan mahasiswa tersebut pasti akan mengerti, atau dikarenakan hal lainnya. Sehingga tidak sedikit dari siswa atau mahasiswa yang pada akhirnya mengalami kesulitan belajar akuntansi karena kurang mengerti dengan pelajaran tersebut.

     

  4. Tidak mempunyai teman belajar

    Kurangnya teman untuk bisa saling bertukar ilmu mengenai akuntansi dengan cara belajar bersama juga bisa menjadi faktor penyebab kesulitan dalam belajar akuntansi. Karena selain didalam ruang belajar, siswa atau mahasiswa masih perlu untuk belajar dengan teman sebayanya. Karena banyak dikatakan bahwa belajar dengan teman sebaya lebih mudah bila dibandingkan dengan belajar diruang belajar dengan para pengajarnya.

     

  5. Aktif dalam organisasi

    Tidak sedikit dari siswa atau mahasiswa yang lebih menyukai untuk aktif di organisasi diluar pelajaran seperti OSIS, BEM, dan sebagainya. Terkadang keaktifan siswa dan mahasiswa ini yang menyebabkan kurangnya perhatian terhadap mata pelajaran akuntansi tersebut hingga mereka tertinggal dan akhirnya mengalami kesulitan sendiri dalam belajar akuntansi tersebut.

     

  6. Kurangnya daya tanggap dalam belajar

    Daya tanggap yang dimiliki setiap orang tentu berbeda. Ada yang daya tanggap mengenai akuntansinya cepat, namun juga ada yang daya tanggapnya lambat. Bagi yang memiliki daya tanggap lambat, tentu mereka akan mengalami kesulitan dalam belajar akuntansi tersebut karena pembelajaran mereka dengan pembelajaran yang memiliki daya tanggap cepat disamakan.

     

  7. Ketidak yakinan akan kemampuan sendiri dalam belajar akuntansi

    Setiap orang sebenarnya memiliki potensi yang baik, namun tergantung pada orang itu kembali, apakah mereka yakin dengan kemampuannya atau tidak. Apabila mereka tidak yakin dengan kemampuan sendiri, maka hal tersebut dapat menjadi kesulitan bagi diri mereka sendiri dalam belajar akuntansi tersebut.

     

  8. Kemalasan

    Tidak sedikit dari siswa dan mahasiswa yang merasa malas dalam belajar akuntansi. Hal ini dikarenakan siklus pengerjaan akuntansi yang memang cukup panjang sehingga pada akhirnya mereka mengalami kesulitan sendiri dalam belajar akuntansi tersebut.

Itulah beberapa faktor yang menyebabkan siswa atau mahasiswa mengalami kesulitan dalam belajar akuntansi.

Cara mengatasi kesulitan dalam belajar akuntansi

Kesulitan dalam belajar akuntansi tidak sedikit dialami oleh siswa atau mahasiswa. Hal itu dikarenakan beberapa faktor seperti kurangnya motivasi, kurangnya daya tanggap, dan sebagainya. Sebenarnya kesulitan tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara seperti:

  1. Melakukan pembelajaran kelompok

    Pembelajaran kelompok dengan teman sebaya biasanya memudahkan siswa ataupun mahasiswa untuk memahami mengenai akuntansi karena mereka belajar tidak terlalu formal seperti halnya didalam ruang belajar.

     

  2. Memberi motivasi pada diri sendiri

    Motivasi dari orang terdekat memang perlu, tapi motivasi dari diri sendiri juga penting. Tanpa adanya motivasi dari diri sendiri untuk mau belajar mengenai akuntansi, maka hanya kemalasan yang akan timbul saat melihat pelajaran akuntansi.

     

  3. Para pengajar menggiatkan tugas-tugas belajar dirumah

    Tugas dirumah sangat diperlukan karena dengan begitu, siswa dan mahasiswa akan belajar kembali mengenai materi akuntansi yang sudah dibahas di sekolah.

     

  4. Meminta bimbingan khusus kepada para pengajar

    Bagi yang memiliki daya tanggap yang lemah, hal ini sangat diperlukan agar bisa menyeimbangi kemampuan yang lainnya.

     

  5. Membagi waktu antara belajar dengan kegiatan organisasi

    Membagi waktu tidaklah mudah, namun apabila benar-benar ingin mengatasi kesulitan dalam belajar akuntansi, haruslah bisa membagi waktu antara belajar dengan kegiatan-kegiatan lainnya.

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Akuntansi bukanlah hal yang mudah, tapi akuntansi juga bukan hal yang sulit untuk dipelajari apabila benar-benar dalam mempelajarinya Meskipun begitu, masih ada yang mengalami kesulitan dalam belajar akuntansi yang disebabkan oleh banyak faktor. Namun, sebenarnya faktor-faktor tersebut bisa diatasi apabila ada kemauan dari diri orang tersebut untuk mengatasi kesulitan yang ada pada dirinya dalam belajar akuntansi.

SARAN

Sebaiknya dalam belajar akuntansi, focus lah pada setiap materi yang diberikan oleh pengajar. Apabila ada yang kurang dimengerti, sebaiknya segeralah bertanya dengan pengajar atau teman sebaya yang sudah mengerti. Karena apabila didiamkan akan berlanjut kedepannya.

DAFTAR PUSTAKA

Farida N, Wahyu A, Jaryanto. 2013. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Vol.1(3):106-117.

Sudarsono, Dharma Tintri Ediraras. 1996. Pengantar Akuntansi 1. Edisi Ke-5. Jakarta (ID) : Gunadarma.

Damayanti, Sopia. 2007. Analisis Kesulitan Belajar Akuntansi pada Materi Neraca Lajur (studi kasus pada SMA PGRI 2 Jambi Kelas XI IPS Tahun Ajaran 2006/2007) [Skripsi]. Jambi: Universitas Jambi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s