SUKSES DALAM MENDIRIKAN PERUSAHAAN KRIPIK TEMPE

SUKSES DALAM MENDIRIKAN PERUSAHAAN KRIPIK TEMPE


DISUSUN OLEH:

NAMA    : ISMI HERDYANTI

NPM        : 29213986

KELAS    : 1EB16

TOPIK     : KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL

 

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Usaha kecil kini mulai meluas dalam lingkungan masyarakat. Tidak sedikit orang kini mulai mencoba berwiraswasta sekalipun masih dikatakan dalam kategori usaha kecil. Namun, usaha kecil tentu akan bisa menjadi besar apabila wiraswasta tersebut benar-benar mengelola usahanya hingga menjadi usaha besar. Untuk menjadikan suatu usaha kecil menjadi besar tentu tidak mudah karena seiring berkembangnya zaman, persaingan dalam berwirausaha pun semakin kuat. Sehingga untuk mengembangkan usaha tentu tidak mudah apabila kita tidak melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Usaha kecil itu sendiri tentu banyak ragamnya. Untuk kali ini akan dibahas mengenai perusahaan kripik tempe dalam masyarakat kini. Usaha kripik tempe mungkin terdengar biasa saja dan mudah untuk dilakukan. Namun, apabila kita tidak bisa membuat suatu hasil kripik tempe yang memuaskan konsumen, tentu usaha kripik tempe tersebut tidak bisa berkembang menjadi usaha yang lebih besar nantinya. Karena, banyak dari masyarakat sekarang yang berwirausaha dengan tidak sungguh-sungguh sehingga mengalami kegagalan ditengah usahanya. Seharusnya, wiraswastawan tidak menganggap mudah suatu usaha meskipun hanya usaha kecil. Seperti halnya kripik tempe, sebenarnya usaha kripik tempe dapat menjadi usaha yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Untuk itu, wiraswastawan tersebut perlu mempelajari bagaimana membuat kripik tempe yang dapat menggoda masyarakat hingga tertarik untuk membelinya.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dari penulisan ini, ada beberapa masalah yang dirumuskan menjadi sebagai berikut:

  1. Bagaimana cara membuat kripik tempe yang dapat menarik perhatian konsumen?
  2. Bagaimana peluang bisnis kripik tempe dalam masyarakat kini?
  3. Bagaimana cara mengembangkan perusahaan bisnis kripik tempe tersebut?

Tujuan Penulisan

Sebagaimana telah diuraikan dalam rumusan masalah diatas, pada dasarnya penulisan ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Memberi motivasi untuk memanfaatkan tempe sebagai peluang usaha yang menguntungkan.
  2. Memberi petunjuk dalam membuat kripik tempe yang dapat menarik perhatian konsumen.
  3. Memberi gambaran dalam memasarkan kripik tempe agar perusahan kripik tempe yang dijalankan semakin berkembang.

LANDASAN TEORI

Kewiraswastaan merupakan kemauan seseorang untuk memulai suatu usaha dan ingin menjadikan usaha tersebut berhasil dan semakin berkembang meskipun dengan berbagai risiko yang ada. Sedangkan orang yang memiliki suatu kemampuan untuk melakukan kewiraswastaan tersebut ialah wiraswastawan. Seseorang dapat dikatakan sebagai wiraswastawan apabila memiliki pengetahuan dengan tingkat penalaran yang baik, memiliki keterampilan untuk menciptakan sesuatu karya, dan memiliki kewaspadaan dalam menghadapi situasi yang akan datang.

Banyak wiraswastawan yang memulai aktivitas usahanya melalui usaha atau perusahaan kecil sebelum nantinya berkembang menjadi usaha atau perusahaan besar. Pada umumnya, setiap perusahaan, baik perusahaan kecil ataupun perusahaan besar memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan dari usaha kecil ialah modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar namun kekurangannya ialah tingkat keuntungan yang diperoleh tentu tidak terlalu besar dan kelanjutan usaha masih dipertanyakan apakah nantinya akan berkembang menjadi usaha besar atau malah sebaliknya.

Sebenarnya banyak bidang usaha yang memberikan kesempatan untuk melakukan usaha tentunya dengan tingkat perolehan keuntungan dan risiko yang berbeda. Salah satunya ialah usaha kripik tempe. Memang awalnya terdengar kurang menjanjikan, namun jika terus dikembangkan untuk mengikuti persaingan dagang dalam pasar bebas maka tidak menutup kemungkinan untuk berkembang menjadi perusahaan besar. Contohnya ialah dengan melakukan promosi-promosi, memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen, dan sebagainya. Dengan begitu, perusahaan kripik tempe tersebut pun dapat semakin menyebar luas dalam masyarakat.

PEMBAHASAN

Cara Membuat Kripik Tempe Yang Menarik Perhatian Konsumen

Yang melakukan bisnis kripik tempe tentu tidaklah hanya satu ataupun dua orang. Terutama di zaman sekarang ini, dimana banyak orang yang lebih memilih untuk berwiraswasta meskipun harus memulai dari usaha kecil karena semakin sulitnya dalam mencari lapangan pekerjaan. Untuk itu, persaingan dalam berbagai bisnis pun semakin ketat termasuk persaingan dalam bisnis kripik tempe.

Kripik tempe mungkin terdengar sangat biasa dan mudah untuk dilakukan. Hal tersebut memang benar. Namun, kini seiring dengan bertambahnya para wirausahawan yang menekuni bisnis kripik tempe tersebut maka para konsumen pun semakin selektif dalam mengkonsumsinya. Mereka tentu tidak ingin membeli kripik tempe yang cita rasanya kurang memuaskan bagi mereka. Untuk itu, para wiraswasta harus bisa mengetahui bagaimana kripik tempe yang sebenarnya dapat menarik perhatian para calon konsumen.

Konsumen biasanya akan lebih mengutamakan cita rasa dari suatu barang yang akan mereka konsumsi. Harga tentu mempengaruhi, namun jika cita rasa dari kripik tempe tersebut benar-benar dapat memuaskan mereka, tentu tidak sedikit para pecinta tempe yang akan mengkonsumsi kripik tempe tersebut.

Sebelum mengolah tempe menjadi kripik, tentu harus memilih tempe yang bagus untuk dijadikan bahan dasar utamanya. Tempe yang bagus bergantung pada kualitas kedelainya karena kedelai merupakan bahan baku utama dari tempe. Kedelai yang digunakan dalam membuat tempe biasanya ialah kedelai kuning. Kedelai kuning tersebut haruslah bermutu baik apabila ingin menghasilkan tempe yang bermutu baik pula.

Selanjutnya jika sudah memilih tempe yang bagus untuk dijadikan bahan baku kripik tempe tersebut, tinggal ditambahkan bahan-bahan lainnya seperti tepung beras, tepung kanji, santan, minyak goreng, dan telur. Telur juga dibutuhkan dalam membuat kripik tempe tersebut untuk menambah kualitas cita rasa kripik tempe yang nantinya akan dihasilkan. Jangan lupa untuk menambahkan bumbu sebagai pelengkap, karena jika tidak diberi bumbu tentu kripik tempe tersebut akan terasa hambar. Tambahkan juga daun jeruk agar kripik tempe terasa lebih nikmat. Jika bahan-bahan dan bumbu sudah terpenuhi, kripik tempe tersebut hanya tinggal digoreng hingga renyah. Kerenyahan kripik tempe juga menjadi salah satu yang dapat menarik perhatian konsumen selain cita rasanya.

Jadi, semua tergantung pada bahan-bahan dasar dalam membuat kripik tempe tersebut serta proses pembuatannya. Apabila wiraswasta bisa memilih tempe dan bahan-bahan lainnya dengan kualitas yang bagus, dan dapat mengolah dengan baik, tentu kripik tempe akan terlihat menggoda bagi para konsumen.

Peluang Bisnis Kripik Tempe Dalam Masyarakat

Kripik tempe merupakan salah satu usaha dengan modal sedikit namun hasil seladang apabila yang melakukannya serius dan sungguh-sungguh. Dalam melakukan usaha kripik tempe, sang wiraswasta pun bahkan tidak harus memiliki tempat untuk memasarkannya. Mungin keuntungan yang didapat dari sebungkus kripik tempe memang tidak terlihat besar. Namun jika usaha bisnis kripik tempe telah tersebar luas dan menghasilkan banyak produksi dari kripik tempe tersebut, hasilnya tentu sangat terlihat jelas karena sebenarnya modal yang diperlukan dalam membuat kripik ini tidaklah banyak.

Makanan ringan yang renyah dengan berbahan baku tempe ini sebenarnya dapat menjadi suatu usaha yang menjanjikan apabila dilakukan dengan semaksimal mungkin. Karena sasaran konsumen dalam bisnis kripik tempe ini sangatlah luas meliputi kalangan masyarakat menengah kebawah juga kalangan masyarakat menengah keatas. Jadi, usaha tempe sangat memiliki peluang yang besar untuk semakin berkembang melalui kalangan masyarakat menengah kebawah maupun kalangan masyarakat menengah keatas tersebut, hanya tinggal sang wirausahawannya saja apakah dapat memanfaatkan peluang tersebut atau malah membuangnya.

Cara Mengembangkan Usaha Bisnis Kripik Tempe

Banyak cara dalam mengembangkan suatu usaha bisnis termasuk bisnis kripik tempe ini. Cara terpenting apabila ingin mengembangkan usaha yang dijalani ialah dengan memasarkan produk dari usaha tersebut. Berhubungan dengan bisnis kripik tempe, maka dapat dilakukan pemasaran yang luas dari kripik tempe tersebut agar kripik tempe itu dapat tersebar luas dimasyarakat sehingga konsumen pun terdiri dari berbagai kalangan masyarakat.

Contohnya ialah wiraswasta dapat memasarkan kripik tempe tersebut dengan gerobak dorong dan memiliki sasaran masyarakat kalangan menengah kebawah. Karena harga jual dari kripik tempe yang tidak terlalu mahal, maka kripik tempe tentu dapat dipasarkan kekalangan mana saja termasuk kalangan menengah kebawah tersebut. sebagai permulaan, cobalah memasarkan kripik tempe tersebut dengan satu atau dua gerobak yang dikelilingkan ke daerah-daerah masyarakat yang cukup ramai. Apabila peminatnya semakin bertambah, dapat ditambah menjadi lima atau bahkan sepuluh gerobak yang dikelilingkan ke daerah-daerah lain yang lebih luas lagi.

Bagaimana bila sang wiraswasta tidak memiliki gerobak? Seperti kata pepatah, “tidak ada rotan, akar pun jadi”. Jika sang wiraswasta tidak memiliki gerobak, maka kripik tempe tersebut dapat dipasarkan dirumah sendiri terlebih dahulu dan yang menjadi sasarannya ialah para tetangga. Dari para tetangga dekat itulah nantinya akan menyebar dari mulut ke mulut apabila banyak yang menyukainya. Atau setelah dipasarkan kepada para tetangga dekat rumah, kemudian kripik tempe tersebut dapat dititipkan dari warung ke warung.

Selain itu, kripik tempe tersebut juga dapat dipasarkan kepada kalangan menengah keatas tentunya dengan kemasan yang lebih baik dan dipasarkan disupermarket-supermarket sehingga banyak yang melihatnya. Mungkin hal ini memerlukan biaya tambahan karena kemasan kripik tempe tersebut harus terlihat lebih baik dan memiliki merk apabila ingin dipasarkan kekalangan masyarakat menengah keatas. Namun, harga jual dari kripik tempe yang dipasarkan dikalangan menengah keatas dapat dilebihkan dari kripik tempe yang dipasarkan dikalangan menengah kebawah. Dengan begitu, kripik tempe tersebut pun dapat tersebar disemua kalangan.

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Jadi, setiap perusahaan tentu berawal dari perusahaan kecil yang kemudian berkembang menjadi perusahaan besar melalui berbagai tindakan yang dapat mengembangkan perusahaan tersebut. Salah satunya ialah perusahaan kripik tempe. Perusahaan tersebut tentu dapat berkembang menjadi perusahaan yang besar apabila teus di pasarkan ke berbagai kalangan masyarakat yang ada. Apabila bisnis perusahaan kecil tersebut semakin berkembang, maka orang yang telah mengolahnya pun dinyatakan berhasil menjadi seorang wiraswastawan.

SARAN

Sebaiknya, setiap orang yang memulai membuka perusahaan kecil, sungguh-sungguhlah mengembangkan perusahaannya agar dikatakan menjadi wiraswastawan yang sukses. Karena seiring perkembangan yang terjadi, persaingan dalam pasar bebas ekonomi pun semakin ketat dan tidak menutup kemungkinan perusahaan kecil tersebut bisa gagal apabila tidak terus dicoba untuk dipasarkan.

Selain itu, tentu hasil produksi yang nantinya akan dipasarkan tersebut juga harus memiliki cita rasa yang kelak dapat memenuhi selera para konsumen yang ada. Semua hal tersebut penting untuk dilakukan demi kemajuan perusahaan dimasa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

Riawan, Damas. 2012. Peluang Bisnis Kripik Tempe.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s