KURANGNYA PEMANFAATAN KOPERASI OLEH MASYARAKAT

KURANGNYA PEMANFAATAN KOPERASI OLEH MASYARAKAT


DISUSUN OLEH:

NAMA    : ISMI HERDYANTI

NPM        : 29213986

KELAS    : 1EB16

TOPIK     : BENTUK-BENTUK BADAN USAHA

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha yang turut berpengaruh dalam perekonomian. Meskipun koperasi tidak sebesar dan semaju badan-badan usaha lainnya. Masyarakat memang lebih banyak memilih untuk membuka usaha Perseroan karena masyarakat belum mengetahui banyak hal mengenai koperasi. Padahal, modal yang dibutuhkan untuk mendirikan koperasi tidaklah sebanyak modal yang dibutuhkan untuk mendirikan badan-badan usaha lainnya karena modal yang dimiliki koperasi tidak hanya berasal dari satu orang, melainkan lebih dari satu orang sehingga memberi keringanan dalam hal modal untuk mendirikan koperasi tersebut.

Sebenarnya koperasi sudah memiliki Undang-Undang yang mengaturnya, namun tetap saja koperasi belum bisa berjalan dengan efektif seperti halnya badan-badan usaha yang lain. Mungkin ini karena kurangnya rasa percaya masyarakat terhadap kegiatan ekonomi koperasi. Sehingga masyarakat pun tidak banyak yang turut berpartisipasi dalam koperasi karena merasa koperasi tidak memberikan keuntungan yang menjanjikan untuk mereka kedepannya nanti. Karena pada dasarnya, koperasi memang tidak mencari keuntungan, melainkan anggota koperasi tersebut yang berusaha untuk mencari keuntungan sendiri. Koperasi hanya sebagai organisasi yang membantu anggotanya. Banyak pakar yang mengatakan bahwa keberhasilan koperasi sebenarnya terletak pada partisipasi anggotanya sendiri. Jika anggotanya tidak berpatisipasi aktif, tidak menutup kemungkinan koperasi tersebut tidak akan pernah berhasil.

Masyarakat itu sendiri juga sebagian banyak yang merasa tidak percaya diri untuk melakukan organisasi melalui koperasi. Mereka menganggap kegiatan ekonomi yang dilakukan koperasi belum dapat diperhitungkan dan diandalkan kekuatannya. Karena itulah tidak sedikit masyarakat yang tidak memanfaatkan koperasi dalam perekonomian di zaman sekarang ini.

Rumusan Masalah

Setelah mengetahui latar belakang dari penulisan ini, timbul beberapa masalah yang saya rumuskan menjadi:

  1. Apa perbedaan koperasi dengan badan usaha lainnya?
  2. Apa sebenarnya fungsi dan peranan koperasi untuk masyarakat?
  3. Apa kelebihan koperasi bila dibandingkan badan usaha lain?
  4. Mengapa masyarakat kurang memanfaatkan koperasi?

Tujuan Penulisan

Sebagaimana yang telah diuraikan dalam rumusan masalah, pada dasarnya tujuan dari penulisan ini ialah sebagai berikut:

  1. Mengetahui alasan masyarakat kurang memanfaatkan koperasi
  2. Memberikan pembelajaran agar masyarakat mengetahui apa sebenarnya fungsi dan peranan koperasi

Secara tidak langsung, penulisan ini juga bertujuan agar masyarakat memberikan kepercayaannya kepada koperasi sehingga masyarakat dapat turut berpatisipasi dalam memajukan koperasi yang telah ada.

LANDASAN TEORI

Koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha, yaitu badan usaha atau organisasi bisnis yang dikelola oleh orang-orang atau badan hukum dengan berlandaskan pada prinsip gerakan ekonomi rakyat dan asas kekeluargaan agar dapat bekerja sama untuk menjalankan usahanya dmei meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Yang menjadi landasan koperasi menurut
Undang-undang Pokok Perkoperasian No. 12 tahun 1967 antara lain:

  • Landasan Iidil

    Yang menjadi landasan iidil koperasi adalah Pancasila. Setiap koperasi di Indonesia harus bermoral Pancasila, segala tindakan dan usahanya pun harus berpedoman kepada Pancasila.

  • Landasan Struktual

    Landasan ini yaitu UUD 1945. Koperasi harus berlandaskan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang intinya yaitu koperasi adalah usaha bersama atas dasar kekeluargaan dan gotong royong serta yang diutamakan adalah kepentingan seluruh anggota (masyarakat).

  • Landasan Mental

    Sedangkan landasan mental koperasi adalah berupa setia kawan dan kesadaran pribadi. Setia kawan yang dimaksud disini adalah sifat gotong royong, sedangkan kesadaran pribadi menggambarkan kepercayaan diri untuk menaikkan taraf hidup dan kemakmuran para anggotanya.

Selain landasan, koperasi pun memiliki prinsip dalam menjalankan usahanya, yaitu sebagai berikut:

  1. Keanggotaannya bersifat sukarela
  2. Pengelolaan manajemen koperasi dilakukan secara demokrasi
  3. Hasil usahanya dibagikan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing anggota
  4. Balas jasa yang diberikan terbatas terhadap modal
  5. Mandiri

Dan seperti halnya badan usaha lain, koperasi pun memiliki ciri-ciri tersendiri, yaitu:

  1. Pengelolaannya bertujuan untuk memupuk laba demi kepentingan anggotanya
  2. Anggota koperasi dapat berperan sebagai konsumen sekaligus produsen
  3. Keanggotaan koperasi berdasarkan kesukarelaan
  4. Selalu mengutamakan kepentingan anggotanya

Keberhasilan suatu koperasi salah satunya ditentukan oleh faktor partisipasi dari anggota. Partisipasi tersebut dapat berupa keikutsertaan anggota dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan koperasi demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau dapat juga berupa:

  1. Partisipasi dalam menggerakkan sumber-sumber daya

    Contoh: memproduksi barang dan jasa, menjalankan organisasi, dan membeli sarana atau fasilitas produksi.

  2. Partisipasi dalam mengambil keputusan

    Contoh: memberikan dorongan kepada pengurus koperasi untuk lebih bertanggung jawab demi kemajuan koperasi.

  3. Partisipasi dalam menikmati manfaat

    Contoh: memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya juga.

Untuk itu, para pengurus koperasi selalu dituntut untuk berfikir lebih maju dalam memberikan manfaat agar masyarakat semakin banyak yang tertarik untuk berpartisipasi dalam koperasi.

PEMBAHASAN

Perbedaan Koperasi Dengan Badan Usaha Lainnya

Pada umumnya, koperasi dengan Perusahaan Perseorangan, BUMN, Perseroan Terbatas, dan sebagainya adalah sama karena itu semua merupakan bentuk-bentuk dari badan usaha. Hanya saja, masing-masing memiliki perbedaan tersendiri dari badan-badan usaha yang lain. Begitu pula dengan koperasi. Koperasi memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakan dengan badan usaha lainnya, antara lain:

  1. Apabila dilihat dari tujuannya.

    Koperasi merupakan badan usaha yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggotanya, sedangkan badan usaha lain pada umumnya memiliki tujuan untuk mencari laba. Hal ini bukan berarti koperasi tidak mengharapkan keuntungan ada untuk para anggotanya, hanya saja koperasi lebih mengutamakan pada pelayanan dan kesejahteraan kepada anggotanya.

  2. Dilihat dari modalnya.

    Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, dan cadangan-cadangan lainnya. Modal koperasi ini juga berasal dari semua anggota koperasi yang kemudian dikelola oleh para anggotanya juga. Sedangkan badan usaha lainnya, pada umumnya modal berasal dari pimpinan atau pemilik perusahaan tersebut.

  3. Hal ini merupakan hal yang paling membedakan koperasi dengan badan usaha lainnya yaitu berkaitan dengan laporan keuangan.

    Dalam laporan keuangan koperasi, ada yang namanya laporan promosi ekonomi anggota. Sedangkan di badan usaha lainnya tidak ada. Jadi, laporan tersebut hanya ada dalam koperasi karena anggota koperasi memiliki peran ganda, sebagai produsen sekaligus konsumen. Laporan promosi ini merupakan laporan keuangan yang menggambarkan manfaat-manfaat yang telah diterima para anggotanya dari koperasi tersebut.

Jadi, itulah beberapa perbedaan yang ada pada koperasi dengan badan usaha lainnya. Perbedaan tersebut tentu muncul karena setiap badan usaha memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dengan badan-badan usaha lainnya.

Fungsi Dan Peranan Koperasi Untuk Masyarakat

Setiap badan usaha yang didirikan, tentu memiliki fungsinya masing-masing. Begitupun dengan koperasi. Fungsi dari didirikannya koperasi untuk masyarakat ialah:

  1. Sebagai urat nadi perekonomian Indonesia
  2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi Indonesia
  3. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia
  4. Memperkokoh perekonomian masyarakat Indonesia

Dari fungsi diatas, itu menunjukkan bahwa koperasi sangatlah bermanfaat untuk masyarakat. Koperasi sebenarnya memang sangat bermanfaat dan berperan penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Hanya saja terkadang masyarakat yang tidak menyadari akan peranan koperasi dalam kehidupan sehari-harinya, seperti:

  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggotanya

    Segala kegiatan yang dilakukan oleh koperasi sebenarnya bertujuan agar potensi anggota koperasi tersebut meningkat dan kemampuan ekonominya pun turut meningkat dari hasil keuntungan kegiatan tersebut.

  2. Berperan aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat

    Kualitas kehidupan masyarakat yang kian berkembang tidak lepas dari peranan koperasi.

  3. Memperkokoh perekonomian rakyat

    Koperasi turut berperan untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

  4. Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional

    Hal ini dilakukan secara bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Kelebihan Koperasi Dibandingkan Perusahaan Lainnya

Koperasi sebagai badan usaha tentu memiliki kelebihan tersendiri dari badan usaha lainnya untuk menarik minat masyarakat luas agar turut berpartisipasi dalam koperasi. Kelebihan koperasi dibandingkan badan usaha lainnya yaitu:

  1. Koperasi memupuk laba demi anggotanya

    Kegiatan yang dilakukan koperasi selalu bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Termasuk dalam pengumpulan laba koperasi, itu semua hanya demi kesejahteraan para anggotanya.

  2. Anggota koperasi dapat memiliki 2 (dua) peranan

    Dalam koperasi, anggota berperan sebagai produsen yang melayani jasa ataupun megnhasilkan suatu produk. Namun, anggota tersebut juga dapat menjadi konsumen dari koperasi itu sendiri. Jadi, anggota koperasi memiliki 2 (dua) peran ganda sekaligus.

  3. Koperasi berdasarkan kesukarelaan

    Koperasi memiliki prinsip kesukarelaan, jadi dalam koperasi tidak akan pernah ada paksaan bagi anggotanya untuk melakukan segala hal.

  4. Selalu mementingkan kepentingan anggotanya

    Koperasi selalu mementingkan kepentingan anggotanya dan kesejahteraan anggota koperasi tersebut.

Alasan Masyarakat Kurang Memanfaatkan Koperasi

Koperasi memang bukan hal yang baru dalam perekonomian masyarakat. Namun, perkembangan koperasi hingga kini tidak lebih maju dari perkembangan badan-badan usaha lainnya. Padahal, koperasi selalu mementingkan kesejahteraan para anggotanya. Namun mengapa masyarakat tidak memanfaatkan koperasi tersebut?

  1. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi

    Koperasi sempat mengalami kegagalan pada tahun lalu tanpa adanya pertanggung jawaban dari pihak koperasi pada masyarakat sehingga menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada koperasi itu sendiri.

  2. Image koperasi sebagai kelas ekonomi nomor dua

    Image koperasi tidak pernah lebih maju dari badan-badan usaha lainnya dan membuat masyarakat meragukan akan perkembangan koperasi kedepannya sehingga tidak sedikit masyarakat belum memanfaatkan koperasi tersebut.

  3. Kebanyakan manajemen koperasi belum professional

    Belum profesionalnya manajemen koperasi ini dikarenakan tingkat pendidikan para pengurus dan anggota koperasi tersebut masih rendah.

  4. Kurangnya fasilitas yang dapat menarik masyarakat

    Fasilitas yang diberikan oleh koperasi untuk masyarakat tidak selengkap yang diberikan oleh badan-badan usaha lainnya sehingga masyarakat masih kurang tertarik akan hal tersebut.

  5. Kurang dirasakannya peran dan manfaat koperasi

    Peran dan manfaat adanya koperasi belum dapat dirasakan dengan sempurna oleh masyarakat karena koperasi belum mampu meyakinkan masyarakat untuk berkoperasi.

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Keberadaan koperasi bukanlah hal yang baru dalam perekonomian Indonesia, hanya saja image koperasi selalu menjadi nomor 2 (dua) jika dibandingkan dengan badan-badan usaha lainnya. Padahal, kooperasi sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan badan usaha lainnya. Salah satunya ialah selalu mengutamakan kesejahteraan para anggotanya. Peranan koperasi pun sebenarnya telah banyak yang terlaksana dalam masyarakat Indonesia. Hanya saja, peranan tersebut belum terasa menyeluruh terutama dalam hal meyakinkan masyarakat untuk turut berkoperasi. Sehingga, tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan adanya koperasi di Indonesia.

SARAN

Koperasi seharusnya bisa lebih mensosialisasikan berbagai hal mengenai koperasi agar masyarakat mengetahui koperasi lebih dalam. Koperasi juga seharusnya bisa menunjukan tanggung jawab, serta perkembangannya dalam perekonomian Indonesia. Tanpa koperasi menunjukkan itu semua, kepercayaan masyarakat tetntu tidak akan pernah ada untuk koperasi. Apabila koperasi dapat menunjukan peranan pentingnya dalam pereknomian masyarakat, menunjukkan keprofesionalan manajemennya dan sebagainya, tentu kepercayaan masyarakat perlahan akan datang dan masyarakat pun akan mulai untuk turut berpartisipasi dalam koperasi tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Arief Sritua. “Koperasi Sebagai Organisasi Ekonomi Rakyat”, dalam Pembangunanisme dan Ekonomi Indonesia. Pemberdayaan Rakyat dalam Arus Globalisasi. Jakarta: CSPM dan Zaman, 1997.

Arifin Sitio dan Halomoan Tamba, 2001. Koperasi – Teori dan Praktek, Erlangga, Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s