BENTUK YURIDIS PERUSAHAAN

BENTUK YURIDIS SUATU PERUSAHAAN???

Sebelum memasuki materi kali ini, apa kalian sudah tau apa arti dari perusahaan??? Jadi, seperti yang sudah saya jelaskan di tulisan saya yang sebelumnya, perusahaan merupakan suatu tempat untuk melakukan kegiatan produksi suatu barang ataupun jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan untuk memperoleh keuntungan bagi perusahaan itu sendiri. Lalu, apa maksud dari bentuk yuridis suatu perusahaan??? Pasti itu yang kini berada di benak anda bukan? Maksud dari bentuk yuridis suatu perusahaan itu ialah bentuk bentuk dari suatu perusahaan yang merupakan suatu kesatuan yuridis atau bisa dikatakan sebagai badan usaha yang biasanya berbadan hukum dan menggunakan faktor produksi untuk mencari keuntungan. Apakah berbeda antara perusahaan dengan badan usaha???

Perusahaan dengan badan usaha memang sering kali disamakan, padahal sebenarnya mereka memiliki perbedaan. Perbedaan utama dari keduanya ialah badan usaha merupakan suatu lembaga sementara, sedangkan perusahaan merupakan tempat dimana badan usaha tersebut melakukan kegiatan produksi. Jadi, bentuk yuridis suatu perusahaan ialah berupa bentuk-bentuk dari badan usaha yang berbadan hukum.

LALU, APA SAJA BENTUK YURIDIS DARI SUATU PERUSAHAAN TERSEBUT???

Bentuk yuridis dari suatu perusahaan atau dapat dikatakan bentuk-bentuk badan usaha antara lain:

  • Perusahaan Perseorangan

    Perusahaan perseorangan merupakan badan usaha yang hanya dipimpin oleh seseorang sehingga hanya orang itulah yang bertanggung jawab penuh atas semua kekayaan, kewajiban, resiko dan aktivitas perusahaan dan tanggung jawab yang dimilikinya pun tidak terbatas. Badan usaha ini juga memiliki persyaratan dan izin usaha yang lebih ringan serta sederhana dibandingkan badan usaha lainnya karena dalam badan usaha ini tidak ada pemisahan kekayaan pribadi pada perusahaan. Lalu, apa saja ciri-ciri dari badan usaha ini???

  1. Pemilik bertanggung jawab penuh atas semua kewajiban badan usaha tersebut dengan jaminan seluruh harta kekayaan pribadinya.
  2. Bentuk organisasinya sederhana, pendiriannya juga cukup mudah dan tidak ada undang-undang khusus yang mengaturnya.
  3. Usaha ini cocok untuk kegiatan usaha yang modalnya relative kecil.

Namun, apa saja kelebihan dan kekurangan dari perusahaan perseorangan ini???

Kelebihan dari perusahaan perseorangan antara lain:

  • Keputusan dapat dengan cepat dilaksanakan karena pengambilan keputusan hanya dilakukan oleh satu orang yaitu pemilik perusahaan tersebut.
  • Badan usaha ini dapat dengan mudah didirikan dan tidak ada yang mempersoalkan manajemen perusahaan karena kepemilikannya hanya satu orang.
  • Seluruh keuntungan perusahaan menjadi hak pemilik perusahaan tersebut.
  • Sifat kerahasiaan perusahaan baik dalam hal keuangan maupun produksi dapat terjamin dengan baik
  • Mudah bergerak karena undang-undang yang mengaturnya relative sedikit.
  • Biasanya pemilik perusahaan lebih giat berusaha untuk mencapai tujuan dari perusahaannya karena memiliki motivasi yang kuat untuk mendapatkan laba.

Sedangkan kekurangan dari badan usaha ini adalah:

  • Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas sehingga seluruh kekayaan pribadi dari pemilik perusahaan menjadi jaminan atas hutang-hutang perusahaan.
  • Besarnya perusahaan terbatas karena sumber dana atau keuangan perusahaan hanya bergantung pada kemampuan pemilik perusahaan saja.
  • Kelangsungan usaha kurang terjamin sebab jika pemiliknya mengalami suatu masalah besar maka aktivitas perusahaan tentu akan berhenti.
  • Kepemimpinan dan pengelolaan manajemennya lebih sulit karena hanya dikelola oleh satu orang saja yaitu pemilik perusahaan tersebut.
  • Firma

    Firma merupakan suatu badan usaha yang dapat dikatakan sebagai sebuah persekutuan karena dijalankan oleh beberapa orang namun dengan menggunakan satu nama sehingga hasil keuntungan yang diperoleh nanti dibagikan ke semua anggotanya. Tanggung jawab yang dimiliki setiap anggota firma pun tidak terbatas sehingga resiko atau kerugian pun akan ditanggung bersama-sama. Setiap anggota dalam persekutuan firma pun berhak bertindak atas nama firma. Firma memiliki ketentuan tersendiri yang diatur dalam undang-undang yaitu:

  1. Setiap anggota yang tergabung dalam firma berhak menjadi pemimpin
  2. Anggota firma tidak berhak memasukkan orang lain untuk menjadi anggota baru tanpa persetujuan dari anggota yang lain.
  3. Keanggotaan tidak dapat dipindahkan kepada orang lain selama anggota tersebut masih hidup.
  4. Tidak ada pemisahan antara kekayaan pribadi para anggota dengan kekayaan perusahaan karena apabila kekayaan perusahaan tidak cukup untuk menutupi hutang perusahaan, maka kekayaan para anggotanya yang menjadi jaminan.
  5. Apabila ada sekutu yang tidak memasukkan modal tetapi hanya memberi pikiran ataupun tenaga, maka akan mendapatkan laba dengan perolehan yang sama dengan anggota firma yang memberikan modal terkecil.

Lalu, apa yang membedakan Firma (Fa) dengan perusahaan lainnya???

  1. Para anggota harus aktif dalam mengelola perusahaan
  2. Tanggung jawab para anggotanya tidak terbatas terhadap resiko-resiko yang terjadi.
  3. Persekutuan akan berakhir apabila salah satu anggotanya ada yang mengundurkan diri atau meninggal dunia.

Sedangkan kelebihan dari Firma itu sendiri yaitu:

  • Kebutuhan akan modal perusahaan dapat lebih mudah terpenuhi dan peminjaman kredit pun lebih mudah karena memiliki kemampuan finansial yang besar
  • Kemampuan pengelolaan manajemen lebih mudah karena bisa dilakukan pembagian kerja kepada para anggota firma.
  • Keputusan diambil berdasarkan pertimbangan dari berbagai pihak anggota firma.

Namun, selain mempunyai kelebihan, tentu Firma memiliki kekurangan. Kekurangan dari Firma antara lain:

  • Karena tanggung jawab setiap anggota yang tidak terbatas terhadap seluruh hutang perusahaan, maka kekayaan pribadi para anggota Firma akan menjadi jaminannya.
  • Apabila terjadi kerugian yang disebabkan salah satu anggota Firma, maka semua anggota harus menanggungnya.
  • Kelangsungan dari perusahaan tidak menentu, karena apabila salah satu anggota mengundurkan diri atau membatalkan perjanjian, secara otomatis Firma pun dinyatakan bubar.
  • Karena kepemimpinan dipegang oleh lebih dari satu orang, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi perselisihan antar anggota.

  • Perseroan Komanditer (CV)

    Perseroan Komanditer atau dapat dikatakan Commanditaire Vennootschape (CV) merupakan suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 (dua) orang atau lebih yang mempercayakan uangnya untuk digunakan oleh persekutuan tersebut. Persekutuan Komanditer memiliki kesamaan dengan Firma, yaitu tidak ada kekayaan sendiri. Dalam Persekutuan Komanditer ini, anggota atau sekutu dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:

    • Sekutu aktif/Sekutu komplementer

      Sekutu/anggota yang menjalankan semua kebijakan perusahaan dan berhak untuk melakukan perjanjian dengan pihak ketiga serta memiliki tanggung jawab penuh atas hutang-hutang perusahaan. Jadi apabila kekayaan perusahaan tidak cukup untuk menutupi hutang perusahaan, maka kekayaan pribadinya yang akan menjadi jaminannya.

    • Sekutu pasif/Sekutu Komanditer

      Sekutu/anggota yang hanya menyerahkan modal saja dan memiliki tanggung jawab yang terbatas atas persekutuan tersebut. Dan apabila perusahaan menderita kerugian, mereka hanya bertanggung jawab sampai batas modal yang ditanam dalam persekutuan itu saja.

    Pembagian keuntungan dalam Perseroan Komanditer (CV) ialah sesuai dengan kesepakatan awal. Dan persekutuan ini juga didirikan dengan akta dan harus didaftarkan. Perseroan Komanditer (CV) pun memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri, antara lain:

    Kelebihan Perseroan Komanditer (CV) :

    • Proses pendirian Perseroan Komanditer (CV) relatif mudah.
    • Kemampuan manajemennya lebih mudah karena kepemimpinan dipegang oleh lebih dari satu orang.
    • Kebutuhan modal dapat lebih terpenuhi karena modal yang dikumpulkan relatif besar.
    • Kesempatan untuk berkembang lebih besar.

    Sedangkan kekurangan dari Perseroan Komanditer (CV) yaitu:

    • Kelangsungan hidup persekutuan tidak terjamin.
    • Tanggung jawab bagi para sekutu aktif yang tidak terbatas hingga kekayaan pribadinya menjadi jaminan atas hutang-hutang tu aktif yang tidak terbatas hingga kekayaan pribadinya menjadi jaminan atas hutang-hutang perusahaan.
    • Tanggung jawab terbatas yang dimiliki sekutu pasif mengakibatkan mengendorkan semangat untuk memajukan persekutuan.
    • Apabila sudah menamkan modal, sulit untuk menariknya kembali.

  • Perseroan Terbatas

    Perseroan Terbatas (PT) atau sering disebut Naamloze Vennootschaap (NV) adalah suatu badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang memiliki saham di perusahaan tersebut. Perseroan Terbatas ini memperoleh modal dari hasil penjualan saham untuk itulah kepemilikannya pun dimiliki lebih dari satu orang dan apabila salah satu dari pemilik saham tersebut mengundurkan diri, perusahaan tetap dapat berjalan tanpa perlu khawatir akan dibubarkan karena saham yang dimiliki orang tersebut bisa dijual ke orang lain atau diganti kepemilikannya. Tanggung jawab para pemegang saham dalam Perseroan Terbatas pun hanya sebatas sebesar modal yang mereka serahkan. Jadi mereka bertanggung jawab atas hutang-hutang perusahaan hanya sebesar modal yang disetorkan masing-masing individu, atau dapat dikatakan kekayaan milik perusahaan dipisah dengan kekayaan pribadi para pemegang saham. Sama halnya dengan perusahaan lainnya, Perseroan Terbatas (PT) pun memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, kelebihannya antara lain sebagai berikut:

    • Kelangsungan hidup perusahaan terjamin karena tidak dapat dengan mudah dibubarkan meskipun salah satu anggota atau pemegang saham menyatakan mengundurkan diri.
    • Tanggung jawab para pemegang saham yang terbatas sehingga kekayaan pribadi mereka tidak perlu menjadi jaminan untuk hutang-hutang atau kewajiban-kewajiban perusahaan lainnya.
    • Saham dapat diperjualbelikan ke siapapun dengan relative mudah
    • Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan dengan lebih efisien terutama soal kepemimpinan perusahaan tersebut.

    Namun, selain kelebihan tentu setiap perusahaan memiliki kekurangan sendiri, yaitu:

    • Pemungutan pajak untuk Perseroan Terbatas relatif besar.
    • Rahasia tidak terjamin aman karena kepemilikan saham dipegang oleh lebih dari satu orang.
    • Biaya pendirian Perseroan Terbatas relatif mahal
    • Kurangnya perhatian pemegang saham terhadap perusahaan karena mereka merasa tanggung jawab mereka terbatas.

    Selain itu, pendirian Perseroan Terbatas (PT) juga harus memenuhi syarat formal dan material yang telah ditentukan. Syarat formalnya adalah sebagai berikut:

  1. Modal Statuter

    Besarnya modal sesuai dengan yang telah dicantumkan dalam akta pendirian.

  2. Modal yang ditetapkan

    Modal yang telah dimiliki oleh seseorang dan berupa saham. Besarnya minimal 20% dari modal statuter.

  3. Modal yang disetor

    10% dari modal statute haruslah disetor secara tunai atau berupa barang yang senilai.

  4. Modal Portofolio

    Modal yang berupa saham yang masih berada dalam perusahaan tersebut.

Dan karena kepemimpinan dalam Perseroan Terbatas (PT) dimiliki oleh lebih dari satu orang, maka dalam PT ada pembagian hak suara. Bagi yang memiliki saham dibawah 100 lembar, maka ia mempunyai hak suara 1, jika jumlah saham yang dimiliki lebih dari 300 lembar maka hak suaranya adalah 3, dan jumlah hak suara paling banyak adalah 6.

  • BUMN

    BUMN (Badan Usaha Milik Negara) adalah semua badan usaha apapun yang seluruh atau sebgaian besar modalnya merupakan kekayaan negara. Modal BUMN berasal dari:

  1. Seluruh modal berasal dari negara
  2. Sebagian modal paling sedikit 51% berasal dari negara sedangkan sebagian modal lainnya berasal dari swasta.

Untuk itu, BUMN dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:

  • Perseroan Terbatas Negara

    Perseroan Terbatas Negara sebelumnya disebut dengan Perusahaan Negara (PN). Modal yang dimiliki Perseroan Terbatas Negara ini sebagian berasal dari negara sedangkan sebagian lainnya berasal dari swasta. Perseroan ini memiliki tujuan untuk mencari laba semaksimum mungkin tentunya dengan menggunakan faktor produksi secara efisien serta menyediakan barang dan jasa bermutu tinggi dan berdaya saing kuat. Dasar hukum yang mengubah Perusahaan Negara menjadi Perseroan Terbatas Negara antara lain:

    • Instruksi Presiden RI No. 17 tanggal 28 Desember 1967
    • Peraturan Pemerintah Pengganti Udang-Undang No 1 Tahun 1969
    • Peraturan Pemerintah RI No. 12 Tahun 1969

    Perseroan ini memiliki syarat tersendiri agar bisa didirikan, antara lain:

    • Sudah melakukan penyehatan sedemikian rupa sehingga perbandingan antara faktor-faktor produksi berbanding rasional
    • Sudah menyusun neraca dan perkiraan rugi/laba sampai saat didirikannya perseroan
    • Sudah melunasi semua hutangnya kepada kas negara
    • Ada harapan untuk mengembangkan usaha
  • Perusahaan Negara Umum

    Perusahaan Negara Umum (PERUM) merupakan perusahaan yang modalnya seluruhnya berasal dari negara dan tidak terbagi atas saham. Perusahaan ini didirikan tidak hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi. PERUM dipimpin oleh suatu direksi yang bertanggung jawab atas segala hubungan hukum dengan pihak lain dan diatur menurut hukum perdata.

Meskipun BUMN dibagi menjadi 2 (dua) jenis berdasarkan permodalannya, namun secara umum BUMN memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Tujuan utamanya adalah melayani kepentingan masyarakat luas dan mencari keuntungan.
  2. Berstatus badan hukum yang diatur berdasarkan undang-undang dan tunduk pada peraturan hukum di Indonesia
  3. Secara finansial, memiliki nama dan kekayaan sendiri agar dapat berdiri sendiri.
  4. Bergerak dibidang produksi atau jasa yang bersifat vital (menyangkut hajat hidup orang banyak).
  5. Modalnya meliputi kekeyaan Negara yang dipisah-pisahkan dan tidak terbagi-bagi atas saham-saham.
  6. Setiap tahunnya harus menyusun laporan tahunan yang memuat neraca dan laporan rugi-laba untuk disampaikan kepada pihak yang berkepentingan.

Contoh perusahaan yang termasuk BUMN ialah Pengadaian, Telkom, PLN, PT. KA, dll.

  • Koperasi

    Koperasi ialah suatu organisasi bisnis yang dikelola oleh orang-orang atau badan hukum dengan berlandaskan pada prinsip gerakan ekonomi rakyat dan asas kekeluargaan agar dapat bekerjasama untuk menjalankan usahanya demi meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

    Yang menjadi landasan koperasi menurut Undang-undang Pokok Perkoperasian No. 12 tahun 1967 antara lain:

    • Landasan Iidil
      Landasan iidil koperasi adalah Pancasila. Setiap koperasi di Indonesia harus bermoral Pancasila, segala tindakan dan usahanya harus berpedoman kepada Pancasila.
    • Landasan Struktual
      Landasan ini yaitu UUD 1945. Koperasi harus berlandaskan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang intinya yaitu koperasi adalah usaha bersama atas dasar kekeluargaan dan gotong royong serta yang diutamakan adalah kepentingan seluruh anggota (masyarakat).
    • Landasan Mental
      Landasan mental koperasi adalah berupa setia kawan dan kesadaran pribadi. Setia kawan yang dimaksud disini adalah sifat gotong royong, sedangkan kesadaran pribadi menggambarkan kepercayaan diri untuk menaikkan taraf hidup dan kemakmuran para anggotanya.

    Sedangkan Prinsip Koperasi adalah:

    • Keanggotaannya bersifat sukarela
    • Pengelolaan manajemen koperasi dilakukan secara demokrasi
    • Hasil usahanya dibagikan secara adil sebanding dengan jasa masing-masing anggota
    • Balas jasa yang diberikan terbatas terhadap modal
    • Mandiri

    Dan seperti halnya Badan Usaha yang lain, Koperasi pun memiliki ciri-ciri yaitu sebagai berikut:

    • Lebih mengutamakan keanggotaan dan sifat persamaan
    • Anggotanya bebas keluar masuk menjadi anggota
    • Menjalankan usaha demi kesejahteraan anggota
    • Didirikan secara tertulis dengan akte pendirian
    • Tanggung jawab usaha koperasi ditangan para pengurus
    • Para anggota turut bertanggung jawab atas hutang koperasi terhadap pihak lain.

    Koperasi pun memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

    • Pengelolaannya bertujuan untuk memupuk laba demi kepentingan anggotanya.
    • Koperasi dapat berperan sebagai konsumen maupun produsen.
    • Koperasi berdasarkan kesukarelaan.
    • Selalu mengutamakan kepentingan anggotanya.

    Namun dibalik kelebihannya, koperasi juga masih memiliki kekurangan seperti halnya dibawah ini:

    • Memiliki keterbatasan di bidang permodalan.
    • Daya saing koperasi lemah dibandingkan dengan badan usaha lainnya.
    • Tingkat kesadaran untuk berkoperasi pada anggota masih rendah

    Pemerintah sekalipun turut berperan dalam mengembangkan koperasi, perannya yaitu:

  1. Meciptakan dan mengembangkan iklim dan kondisi yang mendorong pertumbuhan serta pemasyarakatan koperasi
  2. Memberikan bimbingan kemudahan dan perlindungan kepada koperasi

Koperasi dibedakan menjadi beberapa kelompok, antara lain:

  • Koperasi Produksi

    Koperasi Produksi adalah koperasi yang para anggotanya terdiri dari produsen (penghasil) barang atau jasa yang nantinya akan dijual di koperasi tersebut.

  • Koperasi Konsumsi

    Koperasi konsumsi adalah koperasi yang bergerak dalam penyediaan kebutuhan pokok bagi para anggotanya.

  • Koperasi Simpan Pinjam

    Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang bergerak dalam pengumpulan dana dari para anggotanya, dan menyalurkannya kepada anggota yang sedang membutuhkan dana tersebut.

  • Koperasi Serba Usaha

    Koperasi serba usaha adalah koperasi yang mempunyai bidang usaha rangkap atau beraneka ragam, sesuai dengan kebutuhan para anggotanya. Jadi, koperasi ini tidak hanya bergerak dalam satu bidang.

Itulah beberapa bentuk yuridis suatu perusahaan yang terdiri dari Perusahaan Perseorangan (Persero), Firma (Fa), Perseroan Komanditer (CV), Perseroan Terbatas (PT), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Koperasi. Bentuk yuridis suatu perusahaan tentu banyak, hanya saja yang saya bahas dalam postingan ini hanya 6 (enam) badan usaha saja sebagai contoh gambaran bagi kalian yang mungkin belum mengetahui mengenai bentuk-bentuk yuridis suatu perusahaan. Sebenarnya, masih ada beberapa materi lagi yang akan saya bahas mengenai tema tulisan saya kali ini, namun materi tersebut akan saya lanjutkan di postingan berikutnya…

referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_usaha

http://id.wikipedia.org/wiki/Persekutuan_komanditer

http://www.investasionline.net/kelebihan-dan-kelemahan-badan-usaha-firma-153.html

http://www.investasionline.net/kelebihan-dan-kelemahan-perusahaan-perseorangan-190.html

http://www.investasionline.net/kelebihan-dan-kelemahan-perseroan-terbatas-163.html

http://3kop.blogspot.com/2013/02/kelebihan-dan-kelemahan-perusahaan.html

Nama : Ismi Herdyanti

NPM : 29213986

Kelas : 1EB16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s