PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

APA YANG KALIAN KETAHUI TENTANG PERUSAHAAN???

Pernahkah kalian bekerja dalam suatu perusahaan? Atau pernahkah kalian memperhatikan suatu perusahaan dan lingkungan disekitar perusahaan tersebut? Bagaimana pendapat kalian tentang perusahaan dan lingkungannya? Bagi kalian yang belum tahu apa-apa tentang perusahaan dan lingkungannya, maka anda berada ditempat yang benar saat anda mengunjungi blog saya. Saya akan menjelaskan kepada kalian apa itu perusahaan, apa tujuan didirikannya perusahaan, bagaimana tata letak perusahaan tersebut, dan masih banyak lagi. Bagi kalian yang sudah mengetahui tentang hal itu, mari kita bersama bertukar pikiran melalui tulisan ini..

PENGERTIAN PERUSAHAAN

Seperti yang saya katakan, saya akan menjelaskan tentang perusahaan dan lingkungannya disini. Sebelumnya, kalian pasti sering mendengar kata “Perusahaan” dan tentu dapat mengambil kesimpulan tentang definisi perusahaan itu sendiri bukan? Pengertian perusahaan itu sendiri memiliki makna yang luas. Para ahli pun sudah banyak yang menjabarkan apa yang dimaksud dengan perusahaan. Meskipun pendapat orang-orang mengenai perusahaan berbeda-beda, namun inti dari semua pendapat orang mengenai perusahaan sebenarnya hampir sama. Menurut kesimpulan saya, perusahaan adalah tempat untuk melakukan suatu proses penciptaan barang atau jasa yang kemudian akan didistribusikan kepada para konsumen dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Masyarakat tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka dengan sendirinya, untuk itulah perusahaan didirikan. Namun, untuk mendirikan suatu perusahaan tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan penting untuk mendirikan perusahaan demi perkembangan dan kemajuan dari perusahaan tersebut di masa yang akan datang, salah satunya adalah letak dari perusahaan tersebut didirikan. Tahukah anda dimana letak yang tepat untuk mendirikan suatu perusahaan???

KEDUDUKAN DAN LETAK PERUSAHAAN

Lalu, bagaimana dengan tempat kedudukan dan tata letak dari perusahaan tersebut? Tempat kedudukan perusahaan tersebut adalah tempat kantor pusat dari perusahaan itu. Meskipun sudah banyak kantor-kantor cabang yang dimiliki oleh perusahaan itu, tetap kedudukan perusahaan tersebut adalah di kantor pusatnya. Dan tempat kedudukan perusahaan tersebut biasanya dipengaruhi oleh kelancaran hubungan antara perusahaan tersebut dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga keuangan, lembaga pemerintah, dan lain-lain.

Sedangkan letak perusahaan itu ada dimana? Apa dikantor pusat juga? Apa perbedaannya letak dengan kedudukan perusahaan tersebut? Mungkin hal itu yang kini sedang berkeliaran di pikiran anda. Jadi, meskipun kedudukan perusahaan tersebut berada dikantor pusat, namun letak perusahaan tersebut belumlah tentu berada di kantor pusat. Karena letak perusahaan adalah tempat dimana diadakannya kegiatan fisik atau kegiatan pabrik untuk menciptakan suatu barang yang nantinya akan mereka jual. Untuk itu, tempat kedudukan dan tempat letak perusahaan berbeda.

FAKTOR PENENTU LETAK PERUSAHAAN

Biasanya perusahaan menentukan dimana kantor yang akan dijadikan tempat diadakannya kegiatan pabrik berdasarkan beberapa faktor, diantaranya:

  • Harga bahan mentah/bahan pembantu

    Perusahaan pasti akan melihat harga bahan mentah atau bahan pembantu yang akan menjadi salah satu komposisi untuk melakukan suatu kegiatan pabrik. Apabila harga barang mentah di kantor yang satu mahal, kemungkinan perusahaan akan memindahkan letak perusahaannya.

  • Tingkat upah buruh

    Upah Minimum Reguler (UMR) untuk para buruh disetiap daerah tidaklah sama. Ada yang besar, namun ada juga yang kecil. Sebagai contoh di Jakarta untuk UMR buruh adalah Rp 2.200.000,- sedangkan di daerah Cikarang adalah sebesar Rp 2.400.000,- Dari hal tersebut perusahaan akan mempertimbangkan kembali dimana letak perusahaan yang tepat tentunya dengan mempertimbangkan faktor-faktor lainnya yang nantinya akan mempengaruhi perusahaan tersebut.

  • Tanah

    Harga tanah serta kondisi tanah untuk mendirikan perusahaan tersebut juga turut mempengaruhi untuk menentukan dimana tempat yang akan menjadi letak perusahaan tersebut.

  • Pajak

    Berapa besar biaya pajak yang nantinya harus dibayar oleh perusahaan pun turut menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan letak perusahaan

  • Biaya alat produksi

    Jumlah biaya dari alat-alat produksi yang nantinya akan digunakan untuk menciptakan barang atau jasa oleh perusahaan yang diperuntukkan kepada masyarakat juga menjadi salah satu faktor penentu letak perusahaan.

  • Biaya atas jasa pihak ketiga

    Hal ini berupa biaya apabila ada pihak ketiga yang membantu dalam mencarikan lokasi untuk letak perusahaan yang tepat.

  • Tingkat bunga

    Tingkat bunga yang harus dibayar perusahaan turut mempengaruhi dalam penentuan letak perusahaan. Apabila tingkat bunga tinggi, perusahaan tentu akan kembali mempertimbangkannya tentu dengan menyeimbangi faktor-faktor lainnya.

Itulah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi letak perusahaan. Selain itu, letak perusahaan juga dibagi menjadi 4 (empat) jenis, antara lain:

  1. Letak perusahaan yang terikat dengan alam

    Perusahaan ini merupakan perusahaan yang berhubungan dengan alam karena membutuhkan ketersediaan dan kemudahan bahan baku untuk proses produksinya. Perusahaan ini sangat bergantung pada kondisi alam tempat perusahaan tersebut didirikan. Contohnya, Perusahaan perkebunan, perusahaan pertambangan, dan sebagainya.

  2. Letak perusahaan yang terikat dengan sejarah

    Perusahaan ini didirikan karena adanya hal yang berhubungan dengan sejarah di daerah lokasi perusahaan tersebut sehingga mengandung makna sejarah yang berarti dari barang-barang yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. Contoh: Perusahaan batik di Jogja.

  3. Letak perusahaan ditentukan oleh pemerintah

    Perusahaan ini letaknya ditentukan oleh pemerintah karena demi keamanan masyarakat luas. Hal ini berkaitan dengan keamananan masyarakat, kesehatan masyarakat, dan lain-lain. Contoh: Perusahaan bahan-bahan kimia, Perusahaan senjata, Perusahaan obat, dan lain-lain. Apabila perusahaan seperti itu didirikan ditempat yang salah bisa mengancam keamanan masyarakat sekitar lingkungan perusahaan tersebut.

  4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi

    Letak perusahaan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi yang dapat mempengaruhi kegiatan produksi perusahaan tersebut. Seperti ketersediaan bahan mentah, ketersediaan air, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan modal, dan sebagainya.

Jadi, dimana letak perusahaan yang akan anda pilih jika kelak anda mendirikan perusahaan???

CARA MENENTUKAN LETAK PERUSAHAAN

Bagi anda yang masih bingung untuk memilih dimana letak perusahaan yang nantinya akan anda pilih, ada 2 (dua) cara yang dapat menjadi pertimbangan bagi anda sendiri tentunya. Cara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Cara Kualitatif

    Cara ini adalah dengan mengadakan penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan dalam setiap pemilihan letak atau lokasi perusahaan. Jadi, anda harus benar-benar menilai dari segi kualitas yang terbaik dari faktor-faktor tersebut agar dapat menentukan lokasi yang baik pula.

  • Cara Kuantitatif

    Cara ini yaitu anda harus mendapatkan terlebih dahulu hasil analisis dari cara kualitatif, kemudian kuantifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing kriteria.

Begitulah cara umum yang dapat anda lakukan untuk menentukan dimana tempat perusahaan anda akan melakukan kegiatan produksi, dan sebagainya. Perusahaan melakukan proses produksi barang atau jasa untuk dijual kepada masyarakat sehingga mendapatkan keuntungan dan masyarakat pun akan merasa kebutuhan mereka dapat terpenuhi sehingga mereka mendapatkan timbal balik yang saling menguntungkan.
Lalu, apa tujuan dari perusahaan itu sendiri? Hanya untuk memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat sajakah? Atau ada hal lain yang menjadi tujuan didirikannya perusahaan tersebut???

TUJUAN PERUSAHAAN

Secara garis besar, tujuan didirikannya perusahaan memang untuk memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, apabila dijelaskan lebih dalam lagi, tujuan perusahaan didirikan itu terbagi menjadi 2 (dua) tujuan, antara lain:

  1. Tujuan Ekonomis

    Tujuan ini merupakan upaya dari perusahaan tersebut untuk tetap mempertahankan eksistensinya demi memperoleh keuntungan bagi perusahaan tersebut. Dan untuk mewujudkan tujuan ini, perusahaan bisa melakukannya dengan meningkatkan kualitas barang atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. Agar masyarakat banyak yang menjadi pelanggan tetap dari perusahaan itu.

  2. Tujuan Sosial

    Tujuan sosial perusahaan ialah untuk memperhatikan apa yang menjadi keinginan dari para konsumen, investor, dan sebagainya demi memenuhi kebutuhan masyarakat luas. Dalam hal ini, perusahaan harus bisa mengidentifikasi apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat luas termasuk para konsumen dan investor di perusahan tersebut agar masyarakat merasa kebutuhannya dapat tepenuhi dengan baik.

Jika diteliti, sebenarnya kedua tujuan tersebut saling terkait untuk mencapai tujuan utama perusahaan secara garis besar yang sebelumnya telah saya sebutkan, yaitu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan bagi perusahaan. Selain itu, didirikannya perusahaan juga memiliki tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan untuk bekerja.

PERUSAHAAN SEBAGAI SUATU SISTEM

Seperti yang telah katakan diawal, perusahaan merupakan tempat untuk melakukan suatu kegiatan produksi dan distribusi barang ataupun jasa. Namun tahukah anda bahwa perusahaan juga merupakan suatu sistem??? Sebelum saya jelaskan apa yang dimaksud dengan “perusahaan sebagai suatu sistem”, baiknya kita pelajari apa yang dimaksud dengan sistem terlebih dahulu.

Tahukah anda dengan yang dimaksud sistem? Sistem adalah kesatuan unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung demi mencapai suatu tujuan. Lalu, mengapa perusahaan juga disebut sebagai suatu sistem? Maksud dari perusahaan disebut sebagai suatu sistem adalah karena
perusahaan itu merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi dan perusahaan itu sendiri secara langsung maupun tidak langsung turut mempengaruhi dalam proses produksi serta distribusi dari barang atau jasa yang mereka hasilkan untuk mencapai tujuan utama mereka.

Adapun sifat dari perusahaan yang dikatakan sebagai suatu sistem adalah sebagai berikut:

  • Kompleks

    Setiap bagian dalam perusahaan tersebut saling bekerja sama satu sama lain sehingga saling mempengaruhi.

  • Sebagai suatu kesatuan atau suatu unit

    Setiap kegiatan yang dilakukan dalam perusahaan tersebut dilakukan secara bekerja sama dan membantu satu sama lain hingga membentuk suatu kesatuan atau suatu unit.

  • Sifatnya beragam

    Perusahaan memiliki jenis yang beragam. Hal ini dapat dilihat dari produk yang dihasilkan, apakah berupa barang atau jasa. Kemudian barang ataupun jasa itu pun memiliki golongan golongan lain lagi sehingga perusahaan memiliki sifat beragam.

  • Sifatnya saling tergantung

    Didalam intern perusahaan tersebut, sebenarnya setiap perusahaan saling bergantung dan saling berkaitan satu sama lain.

  • Sifatnya dinamis

    Perusahaan tersebut dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada perusahaan. Baik yang terjadi internal maupun yang terjadi secara eksternal.

FUNGSI SUATU PERUSAHAAN

Setelah anda mengetahui tentang perusahaan dan sistemnya, apa anda sendiri sudah tahu apa fungsi didirikannya suatu perusahaan???

Perusahaan memiliki 2 (dua) fungsi utama, apabila kedua fungsi ini dapat dijalankan dengan baik dan lancar, maka perusahaan dapat mencapai tujuan utamanya. Fungsi-fungsi perusahaan tersebut adalah:

  • Fungsi Operasi

    Fungsi ini berupa fungsi pembelian dan produksi, fungsi pemasaran, fungsi keuangan, fungsi personalia, fungsi operasi utama perusahaan, fungsi akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum, dan fungsi operasi penunjang. Fungsi ini berhubungan dengan berjalannya operasi perusahaan mulai dari pembelian bahan baku, memproduksi barang mentah hingga menjadi barang jadi, dan sebagainya.

  • Fungsi Manajemen

    Fungsi ini berupa fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengarahan, dan fungsi pengendalian. Fungsi ini lebih mengarah ke cara perusahaan mengorganisasikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan didalam perusahaan tersebut agar berjalan dengan baik dan benar.

Perusahaan pun memiliki kekhasan sendiri atau dapat dikatakan ciri dari perusahaan tersebut agar dapat dikenali oleh masyarakat luas. Apa saja ciri dari suatu perusahaan???

CIRI-CIRI SUATU PERUSAHAAN

Secara umum, suatu perusahaan memiliki ciri-ciri khas sebagai berikut:

  1. Operatif

    Terlihat adanya aktivitas ekonomi dalam perusahaan tersebut yang berkaitan dengan kegiatan produksi dan distribusi barang ataupun jasa kepada konsumen.

  2. Koordinatif

    Adanya koordinasi dari semua pihak agar semua bagian dari perusahaan tersebut dapat bergerak ke arah yang sama untuk saling mendukung satu sama lain dan saling bekerja sama demi mencapai tujuan utama.

  3. Regular

    Adanya keteraturan yang mendukung aktivitas untuk mencapai kesinambungan perusahaan dan agar perusahaan selalu bergerak maju.

  4. Dinamis

    Suatu perusahaan mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.

  5. Formal

    Merupakan lembagaresmi yang terdaftar dalam pemerintahan serta tunduk dan patuh terhadap peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian.

  6. Lokasi

    Lokasi perusahaan yang didirikan haruslah berada di suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.

  7. Pelayanan Bersyarat

    Adanya keberhasilan perusahaan terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.

Itulah ciri-ciri yang pada umumnya dimiliki oleh suatu perusahaan. Lalu, bagaimana dengan lingkungan dari perusahaan tersebut??? Bagaimana dan seberapa besar pengaruh lingkungan tersebut dengan perusahaan itu sendiri???

LINGKUNGAN PERUSAHAAN DAN PERNGARUHNYA

Lingkungan perusahaan merupakan kesuluruhan dari faktor-faktor ekstern yang turut mempengaruhi perusahaan baik dalam segi organisasinya maupun kegiatan yang dilakukan perusahaan tersebut. Dan lingkungan perusahaan itu sendiri dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:

  1. Lingkungan Eksternal

    Lingkungan ini tidak berpengaruh secara langsung terhadap kegiatan usaha perusahaan tersebut karena merupakan faktor-faktor diluar dunia usaha. Lingkungan ini dibagi menjadi 2 (dua) macam, antara lain:

    1. Lingkungan Eksternal Makro

      Lingkungan ini merupakan lingkungan eksternal yang berpengaruh secara tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.

      Contoh: Keadaan alam (dapat berupa SDA, Lingkungan, dll), Politik dan Hankam, Hukum, Perekonomian, Pendidikan dan Kebudayaan, Sosial dan budaya, Kependudukan, Hubungan Internasional.

    2. Lingkungan Eksternal Mikro

      Lingkungan eksternal yang berpengaruh secara langsung terhadap kegiatan perusahaan.

      Contoh: Pemasok/Supplier, Perantara (distributor, pengecer), Teknologi yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, Pasar.

  2. Lingkungan Internal

    Lingkungan ini secara langsung mempengaruhi hasil produksi dari perusahaan tersebut karena merupakan faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi.

    Contoh: Tenaga kerja, Peralatan dan mesin-mesin, Permodalan, Bahan mentah, Bahan jadi, Pergudangan, Sistem informasi dan administrasi.

Setelah anda mengetahui mengenai lingkungan perusahaan tersebut, bagaimana cara anda dalam melihat bisnis serta lingkungannya dalam suatu perusahaan???

PENDEKATAN DALAM MELIHAT BISNIS DAN LINGKUNGANNYA

Bisnis memang sangat erat kaitannya dengan lingkungan perusahaan yang melakukan bisnis tersebut. Berhubung saya telah membahas mengenai lingkungan perusahaan tersebut, kini saya akan membahas bagaimana cara melakukan pendekatan untuk melihat bisnis dan lingkungannya. Lingkungan dalam dunia bisnis sewaktu-waktu pasti akan berubah seiring perkembangan zaman yang terjadi di masa kini. Untuk itu, bagi seseorang atau sekelompok orang yang melakukan bisnis haruslah bisa mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi terhadap lingkungan bisnis tersebut. Apabila anda tidak bisa menyesuaikan diri, maka bisnis anda bisa terkalah saingkan oleh para pembisnis lainnya. Karena semakin lama, bisnis semakin berkembang dan peminatnya pun semakin bertambah. Jadi, jika anda ingin berhasil dalam bisnis, itu semua tergantung pada diri anda dapat menyesuaikan terhadap perubahan-perubahan atau tidak.

Sebelumnya, pernah ada yang beranggapan bahwa bisnis merupakan hal terpenting sedangkan lingkungan merupakan hal sekunder yang berada disekeliling bisnis atau sering disebut dengan “berorientasi pada produsen” (Producer Oriented Aproach). Pandangan ini memang sesuai dengan kondisi saat itu dimana keadaannya disebut dengan “seller’s market” yang bisa dikatakan produsen masih langka sehingga barang apapun yang dihasilkan pasti akan selalu terjual.

Namun, seperti apa yang saya katakan sebelumnya, lingkungan selalu mengalami perubahan. Karena bisnis erat kaitanya dengan lingkungan, maka seiring perubahan yang terjadi, pengusaha pun semakin bertambah dan masyarakat pun menjadi semakin selektif dalam membeli barang/jasa sehingga menimbulkan persaingan yang ketat antar pengusaha. Sejak saat itulah hanya pengusaha yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi dengan berusaha memenuhi kebutuhan para konsumennya yang dapat tetap bertahan dalam dunia bisnis. Hingga keadaan ini pun berubah menjadi “Buyer’s market” atau “Pasar pembeli” yaiu keadaan dimana pembeli yang menentukan semuanya, bukan penjual. Hingga berlaku ungkapan “Pembeli adalah raja”. Dalam hal ini, siapa yang berhasil mendekati konsumen dengan mengidentifikasi apa yang sebenarnya dibutuhkan para konsumenlah yang dapat bertahan dalam dunia bisnis. Jadi, yang merupakan faktor sentral adalah masyarakat atau konsumen, sedangkan pengusaha mengelilingi mereka untuk melayani kebutuhannya. Dan pandangan ini pun disebut “pendekatan yang berorientasi konsumen” (Consumer Oriented Approach).

Sebenarnya, pendekatan dalam bisnis dan lingkungannya dapat anda analisi berdasarkan:

  1. Pendekatan Fungsional

    Pendekatan yang dilakukan berdasarkan pemasaran, akuntansi dan keuangan operasi, Sumber Daya Manusia, dan sistem operasi manajemen.

  2. Pendekatan Rantai Nilai

    Pendekatan ini berdasarkan serangkai kegiatan yang berurutan dari sekelompok aktivitas untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, dan mengirimkan.

  3. Pendekatan Kurva Belajar

    Pendekatan dengan melihat penurunan produksi yang dikarenakan pertambahan pengalaman kerja yang digambarkan dengan grafik learning curve atau experience curve.

  4. Pendekatan Core Competience

    Pendekatan dengan melakukan kompetisi, yaitu kumpulan keterampilan dan teknologi yang terintegrasi dalam melakukan kompetisi dalam berbisnis.

Itulah hal-hal yang perlu anda jadikan bahan pertimbangan dalam mendirikan perusahaan untuk berbisnis. Jangan sampai anda salah mengambil langkah dalam berbisnis, terutama dalam menentukan letak perusahaan. Dan jika kelak anda memang ingin mendirikan perusahaan, belajarlah lebih dalam mengenai bisnis dan lingkungannya. Jangan khawatir, tetaplah kunjungi blog saya karena saya masih akan membahas mengenai perusahaan dan bisnis lebih dalam lagi…

Referensi:

Widyatmini.1996.DiktatPengantarBisnis.Gunadarma:Jakarta.

http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_Pemasaran

http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan

http://organisasi.org/penentuan_tempat_lokasi_perusahaan_bisnis_pengertian_definisi_faktor_pertimbangan_macam_jenis_lokasi_ekonomi_manajemen

http://jawaposting.blogspot.com/2011/01/resensi-pengantar-bisnis-mfuad.html

http://dkbuisness.blogspot.com/2012/11/mengerti-jenis-jenis-lingkungan.html

Nama : Ismi Herdyanti

NPM : 29213986

Kelas : 1EB16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s